SeLamat datangg...


welcome...Sugeng rawuh...verwelkomen..benvenuto...gratus...willkommen...hougei...bem-vindo...
Tampilkan postingan dengan label Dolan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dolan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Juni 2018

Dieng Culture Fest 2017

Dieng Culture Fest 2017...
Ini foto random banget, ada tentang acara Dieng Culture Fest, ada foto-foto main2 ajaa....


Danau 3 warna, tapi pas ini cuma satu warna. Lokasinya ngga jauh dari lokasi DCF. Bagus banget ini danau. Sejuk banget juga. Tapi kalau lama2 disini, bau belerang semakin menyengat. 

Ini di Kawah Sikidang. Lokasi cukup terjangkau dari lokasi DCF. Dari parkiran harus jalan dulu, tapi ngga jauh banget kok. Udara yang dingin dan sejuk serta banyak penjual makanan disepanjang jalan membuat perjalanan dari parkiran sampai kawah tidak terasa. 

Ini dia Kawah Sikidang

Ini jalan menuju ke Sumur Jalatunda. Tangganya lumayan tinggi. Pemandangannya sampai di atas? Ya sumur gitu. Sumurnya luasss banget. Mitosnya kalau bisa melempar batu sampai ujung sumur, permintaan kita akan terkabul. Kayaknya gampang kan? Tapi, ternyata susah lho... Disana juga ada bapak2 yang jual batu untuk dilempar gitu. 

Ini juga di anak tangga menuju Sumur Jalatunda

Ini dia panggung Dieng Culture Fest 2017. Baguss bangetttt....


Ini dia...Bagus kann... Kemarin artis yang datang ada Anji dan Katon Bagas Kara. Di malam pertama ada Anji, terus malam kedua ada Katon Bagas Kara. Huuu indah sekali lah kayak nonton konser... Terus ada Gubernur Jawa Tengah juga, ikut nyanyi bareng Katon. (Tapi ini ngga ada foto2 artisnya ;(   )

Firework.... Bagusss banget...Fireworks nya ngga habis-habis gituu...

Lenterns.... Ini juga bagusss bangett... Hampir semua yang datang ke DCF membawa lampion, jadi semua mencoba menghidupkan lampion masing2. Tapi, lampionku dan Mas Dika ngga hidup..Hidup sih, tapi ngga bisa terbang. Hiks.. Banyak juga lampion yang nyampar2 kepala orang. Pokokny tetep bagus bangettt deh...

No caption needed :)

Nah ini di Puncak Sikunir. Tapi sayang banget ngga bisa lihat sunrise karena suasanya sedang mendung. Hikss...



See you again Dieng... Besok kesini sama dedek bayikk :)

Selasa, 22 Maret 2016

Short Escape to Three Places#2 (Pulau Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Cipir)

Short Escape kali ini adalah terusan dari short escape ke Bandung. Jadi hari Sabtu, aku dan Ditha ke Bandung lalu hari Minggu kami ke 3 Pulau di Kepulauan Seribu, yaitu Pulau Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Cipir.  Trip ke 3 Pulau di Kepulauan Seribu kali ini disponsori oleh Langkah Kaki. Katanya, ketiga pulau tersebut adalah pulau2 yang bersejarah. Let's see :)

Meeting Point kali ini adalah di Pelabuhan Muara Kamal, Jakarta Utara. Seharusnya kami sudah berkumpul di Muara Kamal jam 8 pagi, tapii...ya seperti biasa, aku dan Ditha telat. =,=
Kami berangkat dari kos sekitar jam 6 pagi dengan menggunakan Gojek. dari Blok M kami menuju ke Senen dulu karena Ditha mau naruh barang2nya, setelah dari Senen kami cari Gojek lagi menuju Muara Kamal. Ternyata dari Senen ke Muara Kamal itu jauhnyaaaa ngadubilah deh.... Aku dan Ditha sampe ngantuk2 di jalan. Saat kami masih diperjalanan, Ditha udah ditelepon2 sama mas2 Tour Guide nya. Hahaha..... Dan kami sampai Muara Kamal jam 9an. Terus teman-teman yang lain udah ngelihatin kita dengan gimanaaa gitu. Hihihiii.....

Our first destination is Pulau Kelor. Perjalanan dari Muara Kamal ke Pulau Kelor cuma bentar, sekitar 1 jam aja. Sampai di Pulau Kelor, kami disuguhi pemandangan yang baguss banget. Bangunan yang terkenal di Pulau Kelor adalah benteng Martello. Benteng ini adalah benteng yang dibangun oleh VOC untuk menghadapi Portugis. 




 The second destination is Pulau Onrust. Pulau Onrust dahulunya adalah tempat berkumpulnya orang-orang sebelum mereka naik Haji. Di Pulau Onrust ini masih terlihat sisa-sisa reruntuhan bangunan tempat orang mau naik haji, dan terlihat agak seram tapi teduh. Aku dan Ditha muter-muter sebentar dan akhirnya kami duduk di bawah pohon dan curhat ngalor-ngidul gak jelas. Hahaha....



The last destination is Pulau Cipir. Jarak antara pulau Onrust dan Cipir tidak terlalu jauh. Konon katanya, Pulau Onrust dan Cipir itu terhubung oleh semacam jembatan, tapi seiring berjalannya waktu, jembatan tersebut hancur. Kemarin masih terlihat juga sisa reruntuhan jembatan tersebut. Dan katanya, jembatan tersebut mau diperbaiki lagi. Pulau Onrust ini adalah rumah sakit. Di Pulau Onrust juga masih terlihat reruntuhan bangunan, katanya bangunan2 itu dulunya adalah Rumah Sakit untuk penderita kusta. Di Pulau ini sebenarnya bisa basah-basahan dan main air, tapi aku n Ditha udah capeeekkk dan ngantuk banget. Jadi kami cuma duduk2 di gazebo sambil curhat (maning). Hahahaa..... 

Setelah puas menikmati Pulau cipir, kami segera bertolak ke Pelabuhan Muara Kamal lagi. Sampai di Muara Kamal sekitar pukul 4. Karena bingung pulangnya gimana, dan karena kami ditawarin bareng sama mas Tour Guide nya, akhirnya kami nebeng ke mas itu. Aku n Ditha bareng sama mas itu sampe di Halte Cempaka Putih. Setelah itu aku n Ditha naik Trans Jakarta menuju Harmoni. Ditha turun di Senen, dan aku melanjutkan pulang ke kos. 

Berakhirlah Short Escape kami berdua. See you Dithaaa....  Hihiii







Bandung...

Kawah Putih


Kawah Putih


Situ Patenggang


Kebun Strawberry (mana kebun Strawberrynya? entahlah -,- )

Kebun Strawberry

Situ Patenggang...

Jumat, 24 April 2015

LDR

Yaaa....2 days are always enough for us (for this time)!
Mas Dikaaa...
In his very hetic works, he told me that he got 2 days off. So he decided to come back Jogja. Hehee...
And the journey was started again, again (and again). Yuhuu....
Actually we only went to 2 places; Mangunan & Lawangsih. But, still, it was OK! Hahaa....








 Well, hopefully we'll have a short enjoyable holiday :D

Jumat, 13 Februari 2015

SKE (Sindu Kusuma Edupark)

Sindu Park....ini adalah tempat buat main2 di Jogja dan masih lumayan baru. Lokasinya ada di Jl. Magelang km 3 (Jambon). Kalau mau mudah, perempatan beringin sebelum jambon resto itu ke arah timurrr terus. Ntar pasti ketemu kok.

Sindu Park buka jam 15.30-23.00 WIB. Disana ada banyak permainan gitu, yaa kayak dufan gitu (tapi permainannya lebihh banyak dufan kemana-mana sih. hehee...)

Ada bermacam-macam permainan disana, seperti: ferris wheel (bianglala), bumper car (bom2 car), giant swinger, rotary cupcakes, dsb. Terus ada borobudur dan prambanan juga lohh. hohohooo....

Tiket masuk

Bom2 car duluuu

Ferris wheel

Jalan keluar



Kalibiru

Yeii..akhirnya sudah sampai ke Kalibiru. Jadi bulan Desember kemarin, Mas Dika n aku ke Kalibiru. Sebelumnya, kami ke Waduk Sermo dulu. Setelah foto-fo di Waduk Sermo kami naikkkkk menuju ke Kalibiru.

Kalibiru, jangan dibayangkan di sana ada kali yang airnya berwarna biru ya! Nggak ada, jadi nama "Kalibiru" itu adalah nama daerahnya. Kalau menurutku, nama "Kalibiru" itu karena di tempat itu kita bisa melihat Waduk Sermo dari atas, dan Waduk Sermo nya kelihatan seperti kali yang airnya jernih sehingga berwarna biru (aku buat-buat sendiri sih. wkwkwk)

Setelah sampai di parkiran Kalibiru, deng..deng..kita harus berjalan kaki, dan itu naikkkk gituu. Setelah itu kita beli karcis, dannn masih jalannnn lagi, naikkk lagi....

Kalau mau main2 yang berjenis outbond gitu, ada juga kok. 1 paket bayar Rp 25.000,00 , ada 5 permainan. Kalau mau foto2 di atas pohon, bisa juga. Bayar Rp 10.000,00. Tapi pakai kamera kita sendiri, jadi kita gak dapat hard copy foto kita dari mereka gitu. Kalau gak mau main2 gak mau foto2, bisa juga (kayak kami), lihat pemandangan yang waoww udah bikin hati ademmm kok. :D :D

Ini di Waduk Sermo :)

Kalibiru :)

Ini dia...gak rugi kok jalan naikkk terus. wkwk

Ini salah satu permainannya

Nah foto naik pohon gini bayar Rp 10.000,00

Gak usah foto naik pohon juga udah oke, iya kan? :D :p

Ini Waduk Sermo, sejukkk

Jalannn naikkk

Waduk Sermo dari Kalibiru :D

Kamis, 30 Oktober 2014

Rumah Panjang Saham

Rumah Panjang merupakan rumah adat dari Suku Dayak. Kalau Rumah Panjang Saham? Sama aja sih. hehee..ini merupakan Rumah Panjang dan terletak di Dusun Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Kebetulan Rumah Panjang Saham ini letaknya tidak begitu jauh dengan rumah Pakdhe Adi yang terletak di Pahauman, Sengah Temila. Tapi aku baru 2 kali juga sih ke Rumah Panjang Saham ini. :)
Namanya aja rumah panjang ya, jadi rumah ini panjanggggg sekali, sekitar 180 meter, dan tingginya sekitar 6 meter. Jadi disangga dengan kayu ulin.
Rumah Panjang Saham ini masih dihuni oleh masyarakat lho, tapi katanya sudah tidak seramai dulu. Jadi dalam satu rumah ada sekitar 30 an keluarga. Ada bilik-bilik yang merupakan tempat tinggal dari keluarga-keluarga tersebut. Dalam bilik tersebut juga terdapat kamar-kamar lagi, tv, dapur, dsbnya. Kita boleh masuk untuk sekedar melihat-lihat gitu kok. Ada yang jualan juga lho.
Oh iya, kalau kita mau ke sana, gratis, sama sekali tidak bayar. :)