SeLamat datangg...


welcome...Sugeng rawuh...verwelkomen..benvenuto...gratus...willkommen...hougei...bem-vindo...
Tampilkan postingan dengan label LDR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LDR. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juli 2016

Palangkaraya :D


Palangkaraya
Lebaran
Bersama Mas Dika
Muachhhh







Kamis, 28 Juli 2016

Palangkaraya lagi!! :D :D

Seperti biasa, setiap malam aku n Mas Dka selalu tlep2an.
Malam itu hari Jumat malam.
"Besok kan hari Sabtu, ke Palangkaraya aja"
"bercanda Mas"
"Kok bercanda? Bener ni. aku belikan tiket ya?"

Dannnn.......paginya, aku udah ada di bandara Soekarno Hatta!

Itu bener-bener mendadak banget dan cuma hari Sabtu Minggu doang!
Tapi, yaa lumayan lah! Bersyukurlah :*

Theater tentag Orang Utan

Saya cinta Kota Cantik






Senin, 25 Januari 2016

One Step Closer ... Engagement

"Tunangan? OK?"

Hoho..itu adalah judul cerita yang aku buat pada waktu SMA. Iya, cerita fiksi saat aku mempunyai imajinasi liar dan gak jelas, dan akhirnya di TOLAK. Iya, diTOLAK! hahaha..yowes....

Sekarang, ini beda cerita :D Engagement kali ini adalah nyata, benar2 terlaksana. Tanggal 26 Desember 2015 kemarin, Mas Dika dan keluarga besarnya datang ke Ngagul-agulan. Semua berjalan dengan lancar, dan ini totally berkat kedua keluarga kami. Karena persiapan dan rencana2 kami (aku dan keluargaku; aku dan mas Dika; mas Dika dan keluarganya) lebih banyak hanya sebatas telpon2an doang! Iyaaa, kami semua LDR :( Tapi berkat keluarga kami yang luar biasa, semuanya dapat terlaksana. 

Acara pertrunangan kami dimulai dengan kedatangan keluarga Mas Dika. Lalu Pakdhe Budi yang berperan sebagai pembawa acara, mempersilahkan Keluarga Mas Dika untuk menyampaikan maksud kedatangannya*heheheee*. Setelah itu dijawab dari pihak keluarga ku *I was a little bit disappointed* Setelah selesai dilanjutkan dengan Ibadat Sabda yang dipimpin oleh Prodiakon. Selesai Ibadat dilanjutkan dengan ramah tamah. 

Takut, seneng, deg-degan jadi satu. Dan yang harus kami sadari, ini belum apa-apa, ini baru awal perjalanan kami, masih banyak persiapan-persiapan, rancangan, rencana, harapan, mimpi yang harus kami jalani. Dan.... terimakasih untuk Keluarga kami, terutama Bapak Ibuk kami yang sangat luar biasa dan terima kasih untuk Mas Dika yang luar biasa! :* 

-satubulanpertunangan-
ahahaaa :*










Jumat, 24 April 2015

LDR

Yaaa....2 days are always enough for us (for this time)!
Mas Dikaaa...
In his very hetic works, he told me that he got 2 days off. So he decided to come back Jogja. Hehee...
And the journey was started again, again (and again). Yuhuu....
Actually we only went to 2 places; Mangunan & Lawangsih. But, still, it was OK! Hahaa....








 Well, hopefully we'll have a short enjoyable holiday :D

Jumat, 13 Februari 2015

SKE (Sindu Kusuma Edupark)

Sindu Park....ini adalah tempat buat main2 di Jogja dan masih lumayan baru. Lokasinya ada di Jl. Magelang km 3 (Jambon). Kalau mau mudah, perempatan beringin sebelum jambon resto itu ke arah timurrr terus. Ntar pasti ketemu kok.

Sindu Park buka jam 15.30-23.00 WIB. Disana ada banyak permainan gitu, yaa kayak dufan gitu (tapi permainannya lebihh banyak dufan kemana-mana sih. hehee...)

Ada bermacam-macam permainan disana, seperti: ferris wheel (bianglala), bumper car (bom2 car), giant swinger, rotary cupcakes, dsb. Terus ada borobudur dan prambanan juga lohh. hohohooo....

Tiket masuk

Bom2 car duluuu

Ferris wheel

Jalan keluar



Kalibiru

Yeii..akhirnya sudah sampai ke Kalibiru. Jadi bulan Desember kemarin, Mas Dika n aku ke Kalibiru. Sebelumnya, kami ke Waduk Sermo dulu. Setelah foto-fo di Waduk Sermo kami naikkkkk menuju ke Kalibiru.

Kalibiru, jangan dibayangkan di sana ada kali yang airnya berwarna biru ya! Nggak ada, jadi nama "Kalibiru" itu adalah nama daerahnya. Kalau menurutku, nama "Kalibiru" itu karena di tempat itu kita bisa melihat Waduk Sermo dari atas, dan Waduk Sermo nya kelihatan seperti kali yang airnya jernih sehingga berwarna biru (aku buat-buat sendiri sih. wkwkwk)

Setelah sampai di parkiran Kalibiru, deng..deng..kita harus berjalan kaki, dan itu naikkkk gituu. Setelah itu kita beli karcis, dannn masih jalannnn lagi, naikkk lagi....

Kalau mau main2 yang berjenis outbond gitu, ada juga kok. 1 paket bayar Rp 25.000,00 , ada 5 permainan. Kalau mau foto2 di atas pohon, bisa juga. Bayar Rp 10.000,00. Tapi pakai kamera kita sendiri, jadi kita gak dapat hard copy foto kita dari mereka gitu. Kalau gak mau main2 gak mau foto2, bisa juga (kayak kami), lihat pemandangan yang waoww udah bikin hati ademmm kok. :D :D

Ini di Waduk Sermo :)

Kalibiru :)

Ini dia...gak rugi kok jalan naikkk terus. wkwk

Ini salah satu permainannya

Nah foto naik pohon gini bayar Rp 10.000,00

Gak usah foto naik pohon juga udah oke, iya kan? :D :p

Ini Waduk Sermo, sejukkk

Jalannn naikkk

Waduk Sermo dari Kalibiru :D

Kamis, 17 Juli 2014

Pelangi di Bukit Karmel



Setelah makan siang bersama Mas Megand, kami menuju bukit Karmel. “Temboknya tinggi, mirip Seminari”, kata Mas Megand waktu itu. “Haduh, move on donk Mas”, batinku.
Hari itu adalah hari Kamis Putih. Di Bukit Karmel ada Gereja juga, sepertinya juga sedang persiapan untuk misa Kamis Putih. Mas Megand mengajakku untuk minta izin ke suster penjaganya dulu. Setelah pencet bel dan menunggu selama kurang lebih 5 menit, jendela dibuka dan muncul seorang Suster. Suster tersebut menanyakan nama kami dan memberitahu hal-hal apa saja yang tidak boleh kami lakukan di Bukit Karmel.
          “Mau piknik ya?” tanya Suster itu tiba-tiba. Aku dan Mas Megand saling berpandangan dan tertawa. Hahaa..dalam hati aku ngekek, tau banget sih suster ini, jangan-jangan paranormal ya?Hahaa…
          Lalu kami berjalan masuk menuju area Bukit Karmel, yang katanya mirip Seminari. Beberapa meter setelah gerbang, ada tangga yang jumlahnya lumayann banyak. Mas Megand masih menghinaku karena sebelum ke Bukit Karmel kami pergi ke Bukit Tangkiling yang sangat tinggi, dan aku tidak kuat naik. Kadang aku juga gantian menghina dia, tapi pasti aku kalah. Mas Megand menggandeng tanganku. Jumlah anak tangga yang sangat banyak jadi tidak begitu terasa karena kami masih terus bercanda dan saling menghina. 
          Sesampainya di atas, waw..pemandangannya bagus! Ada banyak patung yang menggambarkan peristiwa-peristiwa Jalan Salib.
“Aku pengen foto di sana!” kataku sambil menunjuk patung-patung itu.
“Gak boleh di sana, Ci!”
“Tapi aku pengen di sana, di samping patuh-patung itu”
“Gak boleh, Achi” kata Mas Megand lagi. Akhirnya kami melanjutkan perjalanan kami. Kami terus berjalan melewati rute jalan salib. Selama berjalan mengitari rute jalan salib, kami juga disuguhi pemandangan yang sangat waw! Bagus banget. Kami terus berjalan sambil bercerita macam-macam. Sampai di perhentian ke12 kami beristirahat dan kami duduk di bawah patung-patung yang menggambarkan “Yesus Wafat Disalib”. Aku masih cerita macam-macam dan Mas Megand hanya mendengarkan cerita-cerita gak jelas ku. Setelah selesai cerita aku juga ikut duduk di samping mas Megand. Kami diam, menikmati heningnya bukit Karmel dan pemandangan yang sangat bagus.
“Ci..aku sayang kamu” kata Mas Megand tiba-tiba, ya sangat tiba-tiba sekali.
Hah…What?? Aku gak salah dengar? Aku masih diam aja, melihat Mas Megand dengan tatapan heran dan bingung.
“Iya Ci…aku sayang kamu. Sejak …. (bla..bla..bla…)” Mas Megand masih mengeluarkan rayuan-rayuannya.
          Hmm..jujur ya, aku sama sekali gak mengira dan menyangka Mas Megand akan ngomong kayak gitu. Iya, aku bingung dan salting!#Aku kudu piye jal?
“Yaa ampun..ini tu terlalu cepat, Mas!!” kataku antara gemes dan emosi. Iya, dia membuatku gemes dan emosi. Kenapa tiba-tiba dia bilang kayak gitu? Aku bilang terlalu cepat karena menurutku kami belum saling “kenal”. Kami memang sudah kenal agak lama. Itu pun hanya kenal-kenal aja. Aku tau Mas Megand dan Mas Megand tau aku. That’s all. Bahkan ngobrol secara langsung pun cuma berapa kali, lainnya ngobrol lewat dunia maya. Hadehh..orang tua satu ini! Awr…
          Kami masih saling diam, sampai akhirnya kami berjalan turun dan duduk di depan gua Maria di Bukit Karmel. Kami duduk di bawah pohon besar. Mas Megand masih mengatakan gombalan-gombalannya. Duh mas…melting aku suwe-suwe.
          “Kamu gak perlu jawab sekarang kok Ci, aku cuma pengen kamu tahu aja” kata Mas Megand. Keraguan dan ketakutanku saat itu adalah karena kami baru bertemu dan dekat satu hari itu setelah selama bertahun-tahun kami tidak bertemu. Kok bisa coba dia langsung bilang kayak gitu? Hhm…
          Terus yang kedua adalah karena dia mantan frater. Terus apa yang salah dengan mantan frater? Hehe…ini sebenarnya dari cerita temenku. Katanya mantan frater itu egois. “Dia udah terbiasa sendiri, selama beberapa tahun dia sendiri dan memikirkan dirinya sendiri. Terus kalau kamu nikah sama mantan frater nanti kamu terlantar. Ada temenku yang juga nikah sama mantan frater. Lalu aku bilang ke dia, “Maaf ya, aku tidak bisa hadir ke pernikahanmu. Aku tidak tega melihat kamu akan hidup bersama dia untuk selamanya”. Ya tapi tidak semua mantan frater seperti itu kok. Kamu pikir-pikir lagi, dan yang penting kamu siap dengan pilihanmu itu.” Nah..mungkin aku adalah salah satu orang yang mudah terpengaruh. Dan kata-kata itu cukup masuk dan mempengaruhi pikiranku.
          Nah alasan yang ketiga ini berhubungan dengan masa lalu ku. Jadi, mantanku adalah temen seangkatan Mas Megand pada waktu di Seminari Menengah. Singkatnya, mantanku itu exsem, mantan seminari, seangkatan sama Mas Megand pulu! HAdehhh!! Mantanku itu mengerikan (bukan masalah tampang sih), terus mas Megand pernah bilang “yaa mungkin aku 11:12 sama mantanmu lah”. Aku tu takut! Aku takut kalo tingkah Mas Megand itu mirip atau hampir sama kayak mantanku. Dan, kalau aku beneran pacaran sama Mas Megand pasti akan ada (atau banyak) yang berkomentar, “tetep ya? Yang berbau seminari-seminari” atau “Wah udah naik tingkat ni, kemarin sama mantan seminari sekarang sama mantan frater” atau “Simpel sih, pasti karena dia exsem!” Huh…
          Itu sebenarnya kenapa aku belum juga mau bilang “Iya” atau “Maaf, aku gak bisa mas!”. Saat aku masih agak kalut dengan ungkapan Mas Megand, tiba-tiba gerimisss, hujan-panas, dan berangin. Yaak, tambah romnatis kan? Hhm… dan tiba-tiba muncul pelangi. Cantik!
          Menurut Mas Megand, pelangi itu pertanda bagus. Iya, kali ya?! Entahlah apa makna dari pelangi itu, tapi yang pasti karena panas, terus gerimis dan masih panas lagi. Pelangi di Bukit Karmel, entah itu pertanda bagus atau buruk, tapi aku berterimakasih padamu karena hadirmu menambah suasana romantis sore itu. Tapi semoga pelangi itu memang pertanda baik, iya semoga!
         

Selasa, 10 Juni 2014

2 days are (never) enough



Cieee…jadi ceritanya kmrn Sabtu-Senin itu aku n Mas Dika ketemuan lagi ^^ Jadi ada temennya Mas Dika yang nikah di Sekadau, trs intinya Mas Dika kondangan gitu sekalian ketemu sama akuu (atau ketemu samaa aku sekalian kondangan?) hahaa..entahlah, yang penting kita ketemuuu lagi, setelah sekian lama gak ketemu (sekian lama??)
          Cuma sebentar sih Sabtu sekitar jam 6.30p.m Mas Dika baru sampai tempatku, terus kami langsung ke Sekadau. Sampai Sekadau sekitar jam 9p.m. Terus minggunya ikut ke nikahan bang Jum n Maria. Setelah itu trs k Sanggau dan Senin paginya aku pulang ke Bodok, dan mas Dika langsung menuju Bandara Supadio. Hih…cepett sekalikan? 2 days are enough or 2 days are never enough?? Hahaa..(bessyukur..bersyukur, astri!!)
          Yaaaa..terimakasih..terimakasih Mas Dika udah mau jauhhh..jauhh datang (emang datang buat kamu, tri?hhhmm…) Udah mau lewat jalan yang superrrr ancoree..ckckck…
Hhm….2 hari lumayan lah untuk melepas kangen kami setelah hampir 2 bulan gak ketemu…
2 hari cukuplah untuk menabung rindu kami sampai kira2 6 bulan kedepan…
2 hari cukuplah untuk agak saling mengenal
2 hari cukuplah untuk hahahaaaa..heheheee…
2 hari cukuplah untuk saling marah…
Hahaha..jadi intinya 2 hari itu cukup kok (daripada nggak sama sekali)

Terimakasih, terimakasih dan maaf, maaf ya Mas Dika ^^
11:12 itu mirip, tapi pasti kamu lebih dan jauhhhh lebih baik sekali J
Maaf, maaf…

Tuesday, 10th June 2014
1.56 p.m.
-dan aku sudah merindukanmu (lagi) hhmm-






Rabu, 30 April 2014

My Easter's Gift#2


akhirnya samapiii atas....




Have u ever seen a rainbow?

Sungai Rungan